research | A Readable Journal …
May 24 2009

Can We Have journey with the light speed ?

Para ilmuwan memimpikan untuk membuat pesawat untuk menjelajah antariksa yang bergerak dengan kecepatan cahaya. Sayangnya menurut Einstein : “jika kita mampu bergerak dengan kecepatan cahaya, maka massa kita akan berubah menjadi energi”, oleh karena itu kita akan berubah menjadi energi dan tidak berwujud lagi seperti manusia. Tapi jika Einstein salah maka impian para ilmuwan tersebut dapat menjadi kenyataan.

Kesulitan terbesar saat ini adalah menemukan bahan bakar yang mampu mendorong mesin pesawat untuk bergerak dengan kecepatan cahaya. Ada banyak tipe bahan bakar yang menghasilkan tenaga yang besar, seperti :

1. liquid propellant (1.5 - 5.5 km/s)

2. nuclear (9 km/s)

3. solar powered

4. ion propulsion (15 - 80 km/s)

5. plasma (20 - 50 km/s)

Energi yang dihasilkan bahan bakar tersebut belum dapat menggerakkan pesawat dengan kecepatan cahaya, oleh karana itu ilmuwan mulai melirik antimatter. Antimatter pertama kali digagas oleh Paul A.M Dirac (1928), merupakan fisikawan teori dari Inggris. Antimatter disusun oleh nuckleus (proton bermuatan negatif dan neutron yang disusun dari antiquarks) dan elektron bermuatan positif (positron).

Paul Adrien Maurice Dirac

Paul Adrien Maurice Dirac

Positron dan anti proton merupakan kebalikan dari elektron (-) dan proton (+), lalu bagaimana dengan neutron (netral) ?. anti neutron tetap tidak bermuatan / netral tetapi disusun oleh antiquark, antiquark ??. Antiquark merupakan kebalikan dari quark. Struktur sebuah antiquark itu dapat terlihat dari interaksi yang terjadi antar antiquark, interaksi tersebut digambarkan dengan warna biru, merah, dan hijau pada quark sedangkan pada antiquark digambarkan dengan antibiru (kuning), antimerah(hjau toska), dan antihijau(merah jambu).

Quarks (Baryon)

Quarks (Baryon dan Meson) dan Antiquarks (Antibaryon dan Antimeson)

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah antimatter mampu menggerakkan pesawat mendekati kecepatan cahaya ??

› Continue reading